Puisi Tentang Persahabatan
Minggu, 19 Februari 2012
Add Comment
![]() |
| Twitter Lama Telah di Retas New Twitter @meymey1205 |
Sahabat. Semua orang pasti memiliki persepsi sendiri dalam menilai dan menentukan siapa yang menjadi sahabat mereka. Menurutku, sahabat adalah mereka yang mau menegur di kala salah, mengajak pada kebaikan. Tidak pula membicarakan keburukan di belakangku. Dan sahabat adalah kita yang mau bersama-sama memperbaiki diri, saling mengingatkan, menjaga dan terus bersama dalam suka-maupun duka.
Adakah hari yang tak berganti
Adakah waktu yang berhenti
Bisakah malam tak datang pagi
Ataukah musim selamanya semi
Semua silih berganti tiada henti
Semua datang dan pergi
Kadang gembira tapi datang sunyi
Manusia akan bertepi
Ke manakah sahabat sejati?
Di manakah dia, kini?
Saat sangkala mati
Siapakah yang menemani dalam perjalanan hakiki?
Sahabat adalah amal sejati
Sahabat adalah iman di hati
Sahabat adalah cinta suci dan murni
Yang 'kan selalu ada di dalam hati
Lampung, 2015
Sahabat bagiku seperti keluarga dan diibaratkan anggota tubuh; jika salah satunya terluka, maka yang lain ikut merasakannya. Jika ada yang datang padamu hanya karena ada maunya saja, lalu menghilang di saat kamu membutuhkan bantuan, sudah dipastikan bahwa dia tidak bisa disebut sahabat. Apalagi zaman sekarang, saat kita bukan siapa-siapa, hanya segelintir orang yang mau mendekat. Akan tetapi, ketika kita sudah mencapai puncak kesuksesan, menjadi seorang pengusaha misalnya, jangankan keluarga atau teman yang memang kenal, yang tidak kenal pun akan mengaku saudara atau teman. Hmm, begitulah hidup! Jadi, siapakah orang yang kamu anggap sahabat? Mereka yang selalu ada tapi membiarkanmu terjebak dalam kesalahan atau menegurmu ketika melakukan kesalahan?
Arti Sahabat
Oleh Princess Meymey
Adakah hari yang tak berganti
Adakah waktu yang berhenti
Bisakah malam tak datang pagi
Ataukah musim selamanya semi
Semua silih berganti tiada henti
Semua datang dan pergi
Kadang gembira tapi datang sunyi
Manusia akan bertepi
Ke manakah sahabat sejati?
Di manakah dia, kini?
Saat sangkala mati
Siapakah yang menemani dalam perjalanan hakiki?
Sahabat adalah amal sejati
Sahabat adalah iman di hati
Sahabat adalah cinta suci dan murni
Yang 'kan selalu ada di dalam hati
Lampung, 2015
Sahabat bagiku seperti keluarga dan diibaratkan anggota tubuh; jika salah satunya terluka, maka yang lain ikut merasakannya. Jika ada yang datang padamu hanya karena ada maunya saja, lalu menghilang di saat kamu membutuhkan bantuan, sudah dipastikan bahwa dia tidak bisa disebut sahabat. Apalagi zaman sekarang, saat kita bukan siapa-siapa, hanya segelintir orang yang mau mendekat. Akan tetapi, ketika kita sudah mencapai puncak kesuksesan, menjadi seorang pengusaha misalnya, jangankan keluarga atau teman yang memang kenal, yang tidak kenal pun akan mengaku saudara atau teman. Hmm, begitulah hidup! Jadi, siapakah orang yang kamu anggap sahabat? Mereka yang selalu ada tapi membiarkanmu terjebak dalam kesalahan atau menegurmu ketika melakukan kesalahan?

0 Response to "Puisi Tentang Persahabatan"
Posting Komentar